SURVEI MEMBUKTIKAN BANYAK ANAK TIDAK SIKAT GIGI MALAM

Di Indonesia, ternyata kesadaran menyikat gigi masih sangat rendah . Survei yang dilakukan sebuah perusahaan konsumer berskala besar mendapati kenyataan bahwa kebanyakan anak dan orang tua tidak menyikat gigi pada malam hari sebelum tidur.

    Survei yang dilakukan kepada sebanyak 77 persen responden anak dan 70 persen orang tua membuktikan dua kelompok usia itu tidak menyikat gigi di malam hari.

    Hasil survei itu menyatakan ibu adalah sosok yang memiliki kebiasaan menyikat gigi tertinggi di keluarga. Survei itu juga mengungkapkan 46 persen responden hanya mengikat gigi satu kali sehari, dengan rata-rata ibu menyikat gigi 1,5 kali sehari, sedangkan anak hanya 1,3 persen.

    Ahli kesehatan gigi, drg Ratu Mirah Afifah mengatakan hanya sedikit sekali yang melakukan sikat gigi sesuai dengan frekuensi dan waktu yang direkomendasikan. Seharusnya, menyikat gigi dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Karena itu, keluarga perlu menanamkan kepada anak kebiasaan menyikat gigi pada malam hari sedini mungkin.

    Memang masih banyak masyarakat terutama anak-anak yang belum memiliki kebiasaan menggosok gigi di malam hari. Padahal kegiatan tersebut penting bagi kesehatan gigi. "Apalagi pada waktu tersebut, aliran kelenjar ludah sangat sedikit. Kalau tidak dibersihkan, bakteri dapat berkembang lebih cepat," tambah drg Afifah .

    Perkembangan bakteri di mulut tentu sangat berbahaya bagi kesehatan. “Nanti mereka ‘berpesta’ dengan sisa makanan dan sisa makanan itu akan diubah menjadi asam.

    Hasil survei tersebut memberikan beberapa catatan, yakni melewatkan sikat gigi malam sebelum tidur sama dengan memberikan kesempatan pada bakteri untuk berkembang biak lebih cepat dan mengubah sisa makanan menjadi asam. Asam dapat melarutkan email gigi sehingga gigi berlubang.

    Menurut drg Afifah, kemampuan bertahan flouride yang terkandung dalam pasta gigi memiliki kadar yang berbeda antara menyikat gigi pada malam hari dan siang hari. "Konsentrasi flouride saat menyikat gigi pada malam hari dapat bekerja dalam air liur selama 12 jam, berbeda ketika menyikat gigi pada siang hari hanya bertahan antara satu hingga empat jam. Flouride yang bertahan pada lapisan gigi pada malam hari baik untuk menguatkan email gigi terhadap serangan asam bakteri di rongga mulut."

    Beberapa anjuran dari hasil survei tersebut mendorong agar keluarga perlu menanamkan kepada anak kebiasaan menyikat gigi pada malam hari sedini mungkin.  ***

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar