BAHASA IBU ANTAR YULCE ENEMBE RAIH ANUGERAH PAUD 2016

Yulce Enembe istri Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga Ketua Tim Penggerak PKK  dari provinsi paling timur  Indonesia ini menerima Anugerah PAUD Tingkat Nasional  dari Ibu Negara Republik Indonesia Iriana Joko Widodo.

Istri Gubernur Papua ini akan menjadi salah satu Bunda PAUD terbaik di Indonesia atas kerja kerasnya membangun pendidikan bagi anak-anak di usia dini.
Sebelumnya, Yulce Enembe telah dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Papua pada  Februari 2015.  Setelah dilantik, berbagai gebrakan dilakukan oleh Yulce Enembe, di antaranya memrakarsai diberlakukannya penerapan bahasa ibu di sekolah-sekolah di wilayah pegunungan dan pesisir Bumi Cenderawasih.

Yulce percaya penerapan bahasa ibu sangat positif untuk perkembangan anak, karena tak semua anak bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

"Bahasa daerah atau bahasa ibu ini, kami yakin akan sangat tepat, khususnya anak usia dini, pasalnya, anak-anak ini akan lebih mengerti dan cepat menyesuaikan bahkan tak jarang anak akan cepat berbahasa Indonesia," kata Yulce.

 

Yulce tidak mengira ada penilaian terhadap kinerjanya dalam membina PAUD di wilayahnya, salah satunya melalui upaya penggunaan bahasa ibu di kelas-kelas PAUD demi mendorongs emakin banyak anak usia dini bersekolah.

 Diakui istri dari Gubernur Papua Lukas Enembe,bila selama ini memang pihaknya  fokus mengurus PAUD di Papua,  salah satunya dengan membangun PAUD terintegrasi Posyandu di kabupaten Jayapura dan ini merupakan program TP.PKK Provinsi Papua.

 
Dipilihnya PAUD terintegrasi posyandu, karena anak sejak dari kandungan sampai lahir harus disiapkan dan dirawat baik terutama dalam pemberian gizi. Kami harus menyiapkan pendidikan yang dimulai dari ibu dan anak,” akunya.


“Sampai dilahirkan hal ini yang harus disiapkan, karena anak-anak ini sebagai generasi masa depan Papua. Hal ini, kata Yulce, sejalan dengan program pemerintah provinsi Papua yakni program 1000 hari pertama kelahiran bayi bekerja sama dengan dinas pendidikan Provinsi,” katanya.

 

Terkait Anugerah PAUD 2016, Yulce  mengatakan pemberian penghargaan ini belum pantas, sebab kinerja Bunda PAUD di Papua belum maksimal. Penghargaan tersebut patut disyukuri  sebab dengan adanya penganugerahan ini dapat memberikan semangat atau motivasi dalam melayani atau mempersiapkan anak-anak Papua sebagai generasi penerus.. “Tujuan kami bukan mencari penghargaan, tetapi pelayanan kami memang benar-benar keluar dari hati yang paling dalam untuk mempersiapkan anak-anak ke depan.”

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar