Temukan Potensi Anak Anda

aku_ingin_menjadi

Temukan kemampuan anak Anda

Tak usah dikatakan bahwa setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anak mereka. Kita semua ingin melihat anak kita tumbuh dan mengembangkan keterampilan baru. Meskipun sebagian besar dari kita menyadari bahwa anak kita tidak mungkin menjadi Einstein, namun demikian pemikiran tersebut seharusnya tidak menghentikan kita dari keinginan untuk menemukan potensi terbaik yang dimiliki anak-anak kita. Penelitian tentang kecerdasan menyimpulkan bahwa kercerdasan tidak hanya bertumpu pada intelegensi Qoutient, tetapi ada banyak kecerdasan dalam beragam hal. Jika pendapat tersebut kita yakini maka kita akan menyadari bahwa  anak-anak memiliki banyak kemampuan yang berbeda, karenanya yang harus dilakukan adalah bagaimana mendukung kemampuan tersebut berkembang secara optimal.

Apa yang dapat kita lakukan…?

Temukan kemampuan anak Anda.

Mulailah mengamati kecenderungan keterampilan yang paling diminati dan paling sering dilakukan anak. Jangan pelit untuk memuji terhadap kemampuan baru yang anak tunjukkan. Teruslah amati perkembangan kemajuan yang mereka tunjukkan dari keterampilan tersebut. Adakalanya kemajuan itu tidak nampak pesat tetapi teruslah dukung dengan menyampaikan apa yang telah mereka capai. Cara ini membuat anak cukup dihargai.

Mendorong penguatan minat.

Setelah menemukan apa yang menjadi minat anak Anda hati-hati untuk tidak terdorong menjadi ambisi orang tua. Terkadang orang tua menjadi lebih bersemangat untuk mendorong anak menjadi yang terbaik dalam waktu yang cepat sehingga memaksa anak mengikuti kemauan dan jadwal orang tua. Anda perlu mendukung dan memfasilitasinya minat serta memberi waktu yang cukup bagi anak untuk mengeksplor hal-hal baru untuk memperkuat keterampilan yang sudah dimilikinya.

Jangan pernah mengejek anak.

Tidak ada yang suka dikritik sekalipun anak-anak. Jika mereka salah tidak perlu disalahkan tetapi tunjukkan bagaimana cara yang benar. Anak akan melihat dan memperbaiki kesalahannya tanpa merasa direndahkan. Kesalahan anak merupakan proses belajar menemukan cara yang benar.

Mengakui kemampuan anak Anda.

Pujian terkadang mengaburkan orientasi atau tujuan karenanya pujian tidak perlu diobral, yang diperlukan anak adalah penghargaan dan pengakuan. Bisa jadi hasil karya anak belum menunjukkan hasil yang diharapkan tetapi hargai kerja dan kesungguhan anak untuk menghasilkan karya tersebut. Jangan lupa selipkan juga harapan kita untuk dapat mencapai karya yang lebih baik di waktu berikutnya. Misalnya.. selamat Tita sudah berhasil membuat gambar kupu-kupu, Tita pasti bisa membuat gambar kupu-kupu yang lebih besar dan lebih bagus lagi kalau banyak berlatih.”

Membantu anak untuk menetapkan target untuk diri mereka sendiri.

Bila kita sudah melihat minat anak, ajaklah ia bicara tentang harapannya. Dukunglah anak untuk menetapkani target yang ingin dicapainya. Tentunya target tersebut harus lebih tinggi dari pencapaian anak saat ini. Jangan lupa ingatkan anak akan target yang sudah ditetapkannya agar ia terus berusaha mencapai keberhasilan tersebut. Cara ini membantu anak untuk berlatih berpikir lebih fokus akan cita-citanya, dan cara ini lebih realistis dari pada anda bertanya apa cita-citamu?

Membuat belajar menjadi menyenangkan.

Anak Anda jauh lebih cenderung ingin melakukan sesuatu jika itu menyenangkan. Ada banyak permainan dan aktivitas menyenangkan yang akan membantu untuk mengembangkan kemampuan anak Anda. Walaupun anak sudah memetapkan target jangan lupa cara berlatih dan belajarnya harus variatif dengan cara yang menyenangkan. Cara ini membantu anak melakukannya tanpa paksaan dan yang terpenting melatih mental dan spirit anak tetap tinggi untuk berbuat sesuai dengan minatnya. Inilah latihan terbaik bagi anak usia dini dan orang dewasa sekalipun.

Temukan Kecerdasan Anak Anda

Howard Gardner telah mematahkan pendapat yang berkembang lama yakni kecerdasan tunggal yang mengukur kognitif semata. Menurut Gardner kecerdasan merupakan kemampuan yang menonjol yang dimiliki seseorang untuk menyelesaikan masalah sehingga ia mendapat manfaat dari kemampuannya. Setiap anak dapat memiliki lebih dari satu kecerdasan, dan setiap orang dapat memiliki kecerdasan yang berbeda. Gardner menyebutnya dengan nama kecerdasan jamak atau multiple intelegences. Nah.. kira-kira kecerdasan apa yang menonjol pada putra-putri anda?

Kecerdasan Intrapersonal

Anak-anak dengan kecerdasan intrapersonal yang kuat nampak sebagai "pemikir" bahkan terkadang seperti "pemimpi". Mereka memiliki kepekaan tinggi terhadap diri mereka sendiri. Terkadang nampak seperti pemalu dan menarik diri. Mereka mungkin tidak merespon dalam kelas tetapi lebih memilih untuk berbicara dengan guru tentang hal yang disukai atau tidak disukainya. Mereka memandang orang lain seperti cara pandang nya.

Kecerdasan Interpersonal

Anak-anak dengan kecerdasan interpersonal yang kuat dikenal mudah. Bergaul dan ramah. Mereka adalah pendengar yang baik, sabar - dan mungkin menjadi "penjaga perdamaian " di antara teman-teman mereka. Mereka mudah berempati pada orang lain dan bertindak sebagai "penghibur". Mereka memiliki sejumlah teman dekat dan mungkinmenjadi "pemimpin" kelompok (meskipun secara halus). Mereka lebih memilih permainan tim dan bekerja dalam kelompok. 

Kecerdasan Bahasa

Anak-anak dengan kecerdasan bahasa atau linguistik memiliki kosakata yang lebih banyak daripada anak seusianya. Anak nampak senang dengan buku, senang bercerita, senang bermain kata atau senang mendengarkan puisi.

Kecerdasan Angka dan logika

Anak-anak dengan kecerdasan angka-logis senang dengan mengutak-atik hitungan. Biasanya ia cukup kuat pada pelajaran matematika, tertarik pada ilmu pengetahuan, cara kerja suatu benda, atau sebab dan akibat dari suatu kejadian. Anak dengan kecerdasan ini biaanya tertarik bermain puzzle dan mudah menyelesaikannya, tertarik bermain balok atau menggunakan alat-alat yang biasa digunakan orang dewasa.

Kecerdasan Kinestetik - Tubuh

Anak yang memiliki kecerdasan kinestetik memiliki kemampuan yang baik dalam koordinasi otot, gerakan dan melakukan sesuatu. Anak nampak mudah melakukan gerakan-gerakan tubuh, nampak lebih lentur, kuat dan cepat menguasai gerakan baru.. Kebanyakan penari, pesenam dan atlet berada pada kategori ini. 

Kecerdasan Alam- Naturalis

Anak-anak dengan kecerdasan naturalis yang kuat nampak pada minatnya akan lingkungan sekitar, tanaman, hewan piaraan, serangga, dedaunan, batu-batuan dan senang bila berada di alam terbuka. 

Kecerdasan Gambar-Ruang

Anak-anak dengan kecerdasan visual-spasial yang kuat menjadi "seniman alam". Mereka melihat perbedaan kecil secara rinci dan memiliki imajinasi visual yang baik. Mereka akan pandai menggambar dan menikmati menikmati kegiatan corat-coret. Anak senang mengambil foto dan membuat video. Jika bermain balok ia akan membuat bangunan dengan segala pernak-perniknya. Mereka dapat menemukan jalan mereka di sekitar dengan mudah. Mereka menggunakan tangan mereka ketika berbicara atau menjelaskan. 

Kecerdasan Musikal

Anak-anak dengan kecerdasan musikal tertarik dengan alat-alat musik dan senang memainkannya. Ia akan mudah menghapal irama lagu, senang bersenandung atau bernyanyi, mampu bernyanyi dengan nada yang tepat. Mereka tertarik dengan suara-suara yang ebrbeda dari benda-benda dan menyusunnya menjadi alat musik.

Jika mengamati ciri-ciri di atas. Kecerdasan apakah yang dimiliki anak anda? Mulailah mendukungnya hingga ia berkembang menjadi seorang ahli dalam bidangnya.

Jadi jangan kunci kecerdasan dan bakat anak karena ambisi orang tua. Selamat menjadi orang tua hebat…

 

Sumber: http://www.brainboxx.co.uk/a3_aspects/pages/discoverpotential.htm

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar